19 Tempat Bubur Ayam Legendaris dan Favorit di Jakarta yang Tak Pernah Sepi Pembeli

Sabtu, 10 Januari 2026 | 08:50:52 WIB
19 Tempat Bubur Ayam Legendaris dan Favorit di Jakarta yang Tak Pernah Sepi Pembeli

JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang bergerak nyaris tanpa jeda, bubur ayam hadir sebagai pilihan makanan yang selalu relevan untuk berbagai situasi. Hidangan ini bukan hanya soal rasa hangat dan tekstur lembut, tetapi juga tentang kebiasaan makan masyarakat urban yang membutuhkan sajian praktis, cepat, dan mengenyangkan.

Bubur ayam di Jakarta berkembang mengikuti ritme kota yang dinamis, dari sarapan pagi hingga santapan larut malam. Banyak kedai yang bertahan puluhan tahun karena mampu menjaga konsistensi rasa sekaligus menyesuaikan jam operasional dengan kebutuhan pelanggan.

Keberadaan warung bubur ayam tidak bisa dilepaskan dari memori kolektif warga Jakarta. Dari generasi ke generasi, bubur ayam menjadi makanan lintas usia yang tetap dicari meski tren kuliner terus berganti.

Berikut ini adalah 19 rekomendasi tempat makan bubur ayam di Jakarta yang dikenal karena cita rasa, konsistensi, dan daya tahannya di tengah persaingan kuliner ibu kota. Setiap tempat memiliki karakter tersendiri yang membuatnya layak untuk dikunjungi.

Bubur Ayam Ikonik yang Melekat dengan Sejarah Kota

Bubur Ayam Barito dikenal sebagai ikon bubur ayam Jakarta Selatan dengan tekstur bubur lembut dan topping yang seimbang. Suwiran ayam gurih, cakwe renyah, serta alur penyajian cepat membuat tempat ini selalu ramai pengunjung.

Lokasinya di kawasan Gandaria memudahkan akses bagi pekerja, mahasiswa, dan pemburu kuliner. Konsistensi rasa yang terjaga menjadi alasan utama pelanggan terus kembali.

Bubur Ayam Sukabumi 1 Tebet menjadi pilihan sarapan favorit warga sekitar karena rasa buburnya ringan dan tidak berlebihan. Kuah kaldu disajikan terpisah agar pelanggan bisa menyesuaikan tingkat kelezatan.

Konsep sederhana dan harga terjangkau membuat tempat ini tetap relevan. Kombinasi ayam, kacang kedelai, dan bawang goreng menjadi ciri khas yang dipertahankan.

Bubur Kwang Tung Pecenongan menempati posisi penting dalam sejarah bubur ala Chinese-style di Jakarta. Tekstur buburnya sangat halus dengan beragam pilihan topping khas Tionghoa.

Lokasinya di kawasan Pecenongan membuat tempat ini identik dengan kuliner malam. Fleksibilitas menu dan rasa yang konsisten menjadikannya favorit lintas generasi.

Bubur Ayam Dua Mangkuk menawarkan konsep unik dengan penyajian bubur dan topping secara terpisah. Pendekatan ini memberi kebebasan bagi pelanggan dalam mengatur komposisi rasa.

Tekstur bubur yang lembut dan ayam berbumbu ringan membuat rasanya tetap seimbang. Keunikan ini menjadi pembeda utama di kawasan Cempaka Putih.

Bubur Kwangtung Wolter Monginsidi mempertahankan karakter bubur Chinese-style dengan porsi besar dan topping melimpah. Bubur disajikan panas dengan pilihan lauk variatif.

Lokasinya strategis di Jakarta Selatan dan ramai pada malam hari. Reputasi panjangnya ditopang oleh konsistensi rasa yang terjaga.

Pilihan Bubur Ayam Favorit Sarapan Hingga Malam

Bubur Ayam Cikini H.R. Suleman telah lama dikenal sebagai titik sarapan favorit di kawasan Menteng. Tekstur buburnya lembut dengan suwiran ayam melimpah dan rasa gurih stabil.

Lokasinya yang strategis membuatnya ramai pekerja dan mahasiswa. Penyajian cepat menjadi keunggulan pada jam-jam sibuk pagi hari.

Cirebon Chicken Porridge & Fried Rice menghadirkan bubur ayam dengan sentuhan khas Cirebon yang ringan. Tekstur bubur dibuat tidak terlalu cair agar lebih mengenyangkan.

Kombinasi menu bubur dan nasi goreng memberi fleksibilitas pilihan. Konsep ini membuatnya menjangkau pasar yang lebih luas.

Bubur Ayam Mangga Besar I dikenal ramai pada sore hingga malam hari. Tekstur buburnya lembut namun padat sehingga tidak mudah encer.

Lokasinya di jalur utama Mangga Besar memudahkan akses pengunjung. Jam operasional malam menjadi pembeda dari bubur ayam pagi hari.

Bubur Ayam Musi menjadi pilihan sarapan di kawasan pemukiman Jakarta. Buburnya ringan, halus, dan disajikan panas.

Suasana makan terasa santai karena berada di lingkungan warga. Harga terjangkau dan jam buka pagi yang konsisten menjadi keunggulan.

Bubur Ayam Mas Adi dikenal dengan rasa seimbang yang cocok untuk semua usia. Ayam suwir halus tersebar merata di setiap porsi.

Lokasinya di Tebet menjadikannya pilihan praktis bagi warga sekitar. Pelayanan efisien membantu mengurangi antrean.

Bubur Ayam dengan Ciri Khas Daerah dan Gaya Penyajian

Bubur Ayam Samping BCA Khas Mayong membawa karakter rasa khas Jawa Tengah yang ringan. Bubur disajikan dengan topping seimbang tanpa rasa berminyak.

Lokasinya di area perkantoran membuatnya ramai pada jam tertentu. Perbedaan rasa menjadi daya tarik utama.

Bubur Ayam Pasundan mempertahankan karakter rasa khas Sunda yang sederhana namun konsisten. Tekstur bubur lembut dan tidak terlalu encer.

Lokasinya di kawasan Anggrek Cakra mudah dijangkau. Konsistensi rasa tradisional membuatnya tetap diminati.

Bubur Ayam Sunda mengedepankan kesederhanaan penyajian dengan rasa familiar. Topping disusun tanpa membuat rasa terlalu kompleks.

Lokasinya di kawasan Blora strategis untuk pekerja kantor. Efisiensi pelayanan menjadi nilai tambah.

Bubur Ayam Alfa menawarkan nuansa rumahan dengan rasa gurih ringan. Bubur disajikan hangat dengan topping standar yang cukup.

Lokasinya di Meruya Ilir membuatnya ramai pada sore dan malam hari. Kesederhanaan konsep menjadi kekuatan utama.

Bubur Ayam Tangki 18 “A Guan” dikenal sebagai bubur Chinese-style legendaris di Mangga Besar. Tekstur buburnya sangat halus dengan cita rasa khas.

Jam operasional malam menjadikannya tujuan makan malam. Reputasi panjang bertahan berkat kualitas rasa.

Bubur Ayam Harian yang Tetap Dicari

Kedai Bubur Bontonk menawarkan porsi besar dengan rasa gurih seimbang. Topping disajikan cukup untuk memberi sensasi kenyang lebih lama.

Fleksibilitas layanan makan di tempat dan pesan antar menjadi keunggulan. Konsistensi rasa membuatnya tetap relevan.

Bubur Ayam Mardani Raya mengandalkan kesederhanaan konsep dan rasa stabil. Bubur disajikan lembut dengan ayam suwir halus.

Lokasinya di kawasan padat penduduk membuatnya ramai pada pagi hari. Harga terjangkau menjadi daya tarik utama.

Bubur Ayam H. Jewo dikenal sebagai pedagang legendaris di kawasan Menteng. Rasa buburnya gurih alami dan tidak berlebihan.

Jam operasional pagi menjadikannya incaran pencari sarapan. Konsistensi rasa menjaga loyalitas pelanggan.

Bubur Ayam Monas menjadi pilihan makan malam di kawasan Bendungan Hilir. Bubur disajikan hangat dengan topping sederhana namun mencukupi.

Lokasinya dekat pusat aktivitas kota membuatnya mudah dijangkau. Kepraktisan penyajian menjadi alasan tetap diminati.

Terkini